UNY Tingkatkan Kualitas Publikasi Ilmiah, Gelar Workshop Pengelolaan Jurnal Pengobatan Tradisional

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Kali ini, Program Studi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) menggelar workshop khusus pengelolaan Indonesian Traditional Medicine Journal. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dosen Prodi PTI ini bertujuan untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola jurnal ilmiah yang berkualitas.

Workshop yang diselenggarakan di Hotel UNY ini menghadirkan narasumber tunggal, Binar Winantaka, M.Hum., seorang pakar dalam bidang pengelolaan jurnal elektronik atau Open Journal System (OJS). Dalam paparannya, Binar memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai aspek pengelolaan jurnal, mulai dari proses penyuntingan, review artikel, hingga publikasi online.

Indonesian Traditional Medicine Journal sendiri memiliki cakupan yang sangat luas, mencakup berbagai bidang pengobatan tradisional seperti terapi olahraga, terapi latihan, akupuntur, herbal, kewirausahaan, dan terapi pijat. Dengan demikian, jurnal ini diharapkan dapat menjadi rujukan penting bagi para peneliti dan praktisi pengobatan tradisional, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Prof. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., Koordinator Prodi PTI, dalam sambutannya menyampaikan harapan besar agar workshop ini dapat menjadi momentum bagi jurnal untuk semakin berkembang. “Melalui workshop ini, kami ingin meningkatkan kualitas publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa, sehingga hasil penelitian mereka dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat luas,” ujar Prof. Ali.

Salah satu poin penting yang dibahas dalam workshop adalah pentingnya menjaga kualitas artikel yang dipublikasikan. Binar menekankan bahwa proses review artikel harus dilakukan secara ketat dan objektif, sehingga hanya artikel-artikel terbaik yang dapat lolos untuk dipublikasikan.

Selain itu, peserta workshop juga diajarkan mengenai pentingnya promosi jurnal. Dengan promosi yang efektif, jurnal dapat lebih dikenal oleh komunitas ilmiah dan menarik minat para penulis untuk mengirimkan artikelnya.

Dengan semakin berkembangnya Indonesian Traditional Medicine Journal, diharapkan dapat berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di bidang pengobatan tradisional. Selain itu, jurnal ini juga dapat menjadi wadah bagi para peneliti untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, serta menginspirasi penelitian-penelitian baru.

Sebagai penutup, workshop ini memberikan semangat baru bagi para dosen Prodi PTI untuk terus berkarya dan menghasilkan publikasi ilmiah yang berkualitas. Dengan demikian, Prodi PTI UNY semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu pusat studi pengobatan tradisional yang terkemuka di Indonesia.