Sinergi Pendidikan dan Industri: Departemen Olahraga dan Kesehatan UNY dan PT. Naturindo Fresh Jajaki Peluang Kerjasama

Kerja sama antara Departemen Olahraga dan Kesehatan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (FV UNY) dan PT. Naturindo Fresh Kulon Progo telah membuka babak baru dalam pengembangan bidang kesehatan dan pariwisata di Indonesia. Pertemuan yang dilaksanakan pada tanggal 8 Agustus 2024 di Ruang Rapat Senat GLA Fakultas Vokasi UNY ini bertujuan untuk menggabungkan keahlian akademis dengan pengalaman industri dalam menciptakan inovasi di bidang Kesehatan dan pariwisata berbasis herbal. Dengan potensi alam yang kaya, seperti pegunungan, sungai, dan hutan, Kulon Progo memiliki basis yang sangat baik untuk mengembangkan wisata alam yang menyehatkan. Melalui kerja sama ini, produk-produk herbal dari PT. Naturindo Fresh dapat diintegrasikan ke dalam berbagai paket wisata kesehatan, seperti spa tradisional, terapi herbal, dan wisata kuliner berbasis bahan alami.

Prof. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., Ketua Departemen Olahraga dan Kesehatan UNY, melihat potensi besar dari kolaborasi ini. "Selain pengembangan produk, kami juga akan fokus pada pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata kesehatan. Mahasiswa kami akan terlibat dalam penelitian, pengembangan produk, dan pengelolaan destinasi wisata. Harapannya, mereka dapat menjadi agen perubahan dalam memajukan pariwisata di daerah," ujarnya.

Teguh Adhinugroho, Direktur PT. Naturindo Fresh Kulon Progo, menambahkan, "Kami sangat optimis dengan masa depan pariwisata kesehatan di Kulon Progo. Dengan dukungan dari UNY, kami yakin dapat menciptakan paket wisata yang unik dan menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara. Wisatawan tidak hanya dapat menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan manfaat kesehatan dari produk-produk herbal kami."

Pengembangan pariwisata kesehatan di Kulon Progo tidak hanya akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, tetapi juga akan melestarikan budaya dan tradisi masyarakat setempat. Kerja sama ini juga akan mendorong pengembangan desa wisata berbasis herbal. UNY akan mengembangkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata kesehatan, sehingga mahasiswa dapat dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor ini.

Mahasiswa akan berperan aktif dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di lapangan, seperti melakukan survei potensi wisata, merancang paket wisata, dan membimbing masyarakat dalam pengelolaan destinasi wisata. Masyarakat setempat akan dilibatkan aktif dalam proses produksi produk herbal, pengelolaan destinasi wisata, dan penyediaan layanan kepada wisatawan. Hal ini akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan melestarikan budaya serta tradisi lokal.